Percabangan–Pemograman

  • Percabangan merupakan pemilihan statemen yang akan dieksekusi dimana pilihan tersebut didasarkan atas kondisi tertentu untuk mengarahkan perjalanan suatu proses. Biasanya program akan dieksekusi baris perbaris setiap saat secara berurutan. Eksekusi baris perbaris sangat baik,sebab tidak akan terdapat saat vacuum pada program. Jika ingin perubahan,dalam hal ini program melompat(tidak berurutan) baik ke baris perintah jauh dibawahnya maupun melompat ke baris perintah diatasnya. Maka kita membutuhkan perintah percabangan , yaitu fungsi yang dapat mengatur program agar melompat ke suatu baris perintah yang ditentukan,sesuai dengan kondisi yang sedang diterima.
  • Dalam menuliskan syarat digunakan suatu operator relasi yang digunakan untuk membandingkan 2 buah nilai :
  • Fungsi percabangan yang biasa digunakan dalam C++ adalah :if, if-else, dan switch.
  • Percabangan Bersyarat IF

Struktur ini merupakan struktur yang paling sederhana karena hanya melibatkan satu buah ekspresi yang akan diperiksa.Percabangan if akan menagani suatu eksprsi apabila kondisi terpenuhi. Bentuk dasar pernyataan if adalah:

If (ekspresi kondisional)

Statemen ;

//Diatas jika hanya terdiri dari satu statement, Bagaimana Jika lebih dari 1 ? Jika lebih dari satu makan statemennya harus berada dalam { }.

If (ekspresi kondisional)

{

Statemen 1

Statemen_2

Statemen_3

……..

Statemen_n

}

Penjelasannya jika ekspresi kondisional di dalam tanda kurung benar,  maka statemen atau grup statemen dibawahnya akan dieksekusi, sebaliknya jika ekspresi kondisionalnya salah maka statemen/grup statemen di bawahnya tidak akan dieksekusi (fungsi if tidak menghasilkan apa-apa). Ekpresi kondional adalah ekspresi yang menjadi  dasar bagi pernyataan yang berkondisi (selau dipakai pada fungsi if), yang memberikan nilai benar atau salah.

  • Percabangan IF-ELSE

Percabangan if-else akan menangani salah satu dari dua ekspresi / grup ekspresi sesuai nilai kondisi yang dihasilkan. dan dapat dikatan percabangan ini sedikit lebih komplekjika dibandningan dengan percabangan if diatas. Bentuk percabangan if-else sebagai berikut:

//Struktur 2 kondisi

If(ekspresi kondisional)

Statemen_1;

Else

Statemen_2;

dan untuk struktur 3 kondisi atau lebih berikut strukturnya :

If(ekspresi kondisional)

{

Statemen_1_1

Statemen_1_2

………………………

Statemen_1_n

}

Else

{

Statemen_2_1

Statemen_2_2

………………………

Statemen_2_n

}

Penjelasan dari bentuk diatas apabila ekspresi kondisional menghasilkan nilai benar maka program akan mengeksekusi statemen_1,namun sebaliknya apabila ekspresi kondisional bernilai salah maka yang akan dieksekusi adalah statemen_2 .

  • PERCABANGAN SWITCH-CASE-DEFAULT

adalah sebuah pernyataan yang digunakan untuk menjalankan salah satu pernyataan dari beberapa kemungkinan pernyataan, berdasarkan nilai dari sebuah ekspresi dan nilai penyeleksi. secara singkat, pernyataan ini merupakan pernyataan pilihan ganda. Bentuk dari pernyataan switch adalah:

Switch(ekspresi)

{case ekspresi_1

pernyataan_1;

break;

case ekspresi_2

break;

case ekspresi_n;

break;

default;

pernyataan_x

}

Pada pernyataan switch,ekspresi dapat berupa ekspresi,konstanta ataupun variable.Adapaun ekspresi1,ekspresi2,dan seterusnya dapat berupa sembarang konstanta bertipe int atau char. Pencocokan ekspresi dengan ekspresi1,ekpresi2,dan sebagainya dilakukan secara berurutan,dimulai yang pertama. Sekiranya Cocol, pernyataan yang mengikuti case bersangkutan dijalankan. Kalau selanjutnya pernyataan break ditemukan, eksekusi dari pernyataan  switch berakhir. Dan perlu diketahui, untuk bagian default hanya akan dijalankan jika ungkapan pada bagian case tidak ada yang cocok dengan ungkapan switch.

  • Contoh program menghitung jumlah sks yang bias diambil berdasarkan ip pada c++

#include <vcl.h>

#pragma hdrstop

#include <conio.h>

#include <iostream.h>

#include <stdio.h>

 

//—————————————————————————

 

#pragma argsused

int main(int argc, char* argv[])

{

double IP;

cout<<“Masukkan IP =”;

cin>>IP;

 

if (IP>=3.25&&IP<=4)

{

cout<<“Mahasiswa bisa mengambil maks 24 sks di semester berikutnya”;

}

if (IP>=2.5&&IP<=3.24)

{

cout<<“Mahasiswa bisa mengambil maks 22 sks di semester berikutnya”;

}

if (IP>=2&&IP<=2.49)

{

cout<<“Mahasiswa bisa mengambil maks 19 sks di semester berikutnya”;

}

if(IP>=1.5&&IP<=1.99)

{

cout<<“Mahasiswa bisa mengambil maks 15 sks di semester berikutnya”;

}

if (IP>=0&&IP<=1.49)

{

cout<<“Mahasiswa bisa mengambil maks 12 sks di semester berikutnya”;

}

else

{

cout <<IP<<“salah”<<endl;

}

  • Menghitung koordinat

float x,y;

cout<<endl;

cout<<“Menentukan posisi suatu titik”<<endl;

cout<<“Pada koordinat kartesius”<<endl;

cout<<endl;

cout<<“Masukkan nilai x:”;cin>>x;

cout<<“”<<endl;

cout<<“Masukkan nilai y:”;cin>>y;

cout<<“”<<endl;

cout<<“Posisi Titik berada di”;

if(x>=0&&y>=0){

cout<<“Kuadran 1″<<endl; }

else if (x<0&&y>=0) {

cout<<“Kuadran 2″<<endl; }

else if (x<0&&y<0) {

cout<<“Kuadran 3″<<endl; }

else if (x>=0&&y<0) {

cout<<“Kuadran 4″<<endl; }

 

getch();

return 0;

}

Iklan

Cara Praktis Meningkatkan Kosentrasi

Buat teman-teman yang ketika lagi dengerin dosen atau gurunya ngajar di kelas tapi fikirannya entah di mana atau emang tipe manusia yang susah kosentrasi terhadap sesuatu.Pada kesempatan kali ini saya ada tips biar teman-teman bisa lebih kosentrasi lagi.

1.Gunakan sumbat telinga.

Alat ini sangat membantu. Terkecuali di malam hari dan/atau Anda tinggal di tempat yang sepi dan sendirian, akan selalu ada suara yang mengganggu dari orang-orang, lingkungan, mesin, dll., di sekitar. Sumbat telinga mungkin terasa sedikit tidak nyaman saat digunakan. Jadi, jangan gunakan terlalu lama dalam sekali waktu (lepaskan setelah satu jam digunakan).

2.Hitung berapa kali pikiran Anda mengembara dalam kartu berukuran 3×5. Bagi kartu dalam tiga bagian: pagi, sore dan malam. Setiap kali pikiran Anda mengembara, tambah satu tanda centang di kotak yang tepat. . Setelah sekian waktu, Anda akan menemukan bahwa pikiran Anda tidak berkeliaran sesering sebelumnya, hanya dengan menghitungnya!

Menyadari adanya masalah ini adalah langkah pertama, dan metode ini membantu Anda kembali sadar setiap kali Anda kehilangan konsentrasi. Kesadaran akan apa yang tengah Anda lakukan pada akhirnya akan membantu Anda meningkatkan konsentrasi tanpa harus memberikan usaha tambahan.

Dengan metode ini, Anda bisa menentukan saat-saat Anda paling mudah terganggu. Misalkan Anda menemukan banyak hitungan di pagi hari, ketika Anda masih lelah dan pikiran mudah melayang. Ini pertanda bahwa Anda harus meningkatkan konsentrasi dengan tidur lebih banyak atau makan sarapan yang lebih sehat.

3.Alokasikan waktu khusus untuk berkhayal atau mengendurkan konsentrasi.

Jika Anda telah menentukan waktu khusus—misalkan “saat berkhayal” adalah pukul 5:30 tiap hari, saat Anda pulang sekolah atau kerja—kemungkinan besar Anda tidak akan membiarkan pikiran Anda melayang pada waktu lain, misalkan 11 pagi atau 3 sore. Jika pikiran Anda tetap berkeliaran pada waktu yang tidak ditentukan, katakan pada diri sendiri bahwa Anda sudah punya waktu khusus untuk berkhayal, dan cobalah mengkonsentrasikan pikiran Anda pada tugas apa pun yang Anda di depan mata.

4.Tingkatkan aliran oksigen ke otak.

Darah adalah kendaraan utama oksigen dalam tubuh kita. Namun darah banyak menggenang di bagian bawah tubuh akibat gravitasi dan tidak mendorong cukup banyak oksigen ke otak, di mana ia dapat membantu konsentrasi. Untuk membantu otak mendapatkan oksigen, berdiri dan berjalan-jalanlah sesering mungkin untuk memompa darah.

Jika Anda tersangkut kerjaan dan benar-benar tidak ada waktu berolahraga, cobalah berolahraga saat kerja. Hal ini termasuk latihan aerobik atau isometrik (perenggangan otot).

5.Ingat untuk memberi otak Anda waktu istirahat setidaknya setiap jam atau 30 menit.

Jika Anda harus berkonsentrasi secara konstan untuk beberapa jam, otak akan kehilangan kekuatan memproses dan level konsentrasi dapat jatuh. Sebaiknya beri waktu yang lebih lapang untuk proyek Anda atau tidurlah degan nyenyak di antaranya untuk me-reboot konsnterasi Anda agar dapat bekerja optimal mendekati 100%.

6.Berlatihlah untuk hanya melakukan satu hal sekali waktu dan mengerjakannya hingga tuntas.

Jika Anda biasa lompat dari satu hal ke hal lain dan memulai proyek baru sebelum menyelesaikan hal yang lain, Anda memberikan izin pada otak Anda untuk berpindah dari satu hal ke hal lain. Jika Anda mau meningkatkan konsentrasi Anda, cobalah yakinkan otak Anda untuk menyelesaikan satu hal sebelum beralih ke hal lain.

Aplikasikan filosofi ini pada sebanyak mungkin tugas dalam hidup. Anda mungkin berpikir bahwa menyelesaikan satu buku sebelum memulai yang lain berbeda dengan memperbaiki tuntas satu mobil sebelum mulai mengerjakan yang lain, namun sesungguhnya mereka serupa. Satu tugas sekecil apa pun memiliki pengaruh pada bagian lain hidup Anda.

7.Gunakan teknik laba-laba.

Apa yang akan terjadi jika Anda memegang garpu tala yang bergetar di sebelah sarang yang memiliki laba-laba? Laba-laba tersebut akan datang menyelidiki dari mana suara itu berasal. Tapi apa yang terjadi jika Anda melakukan itu berulang kali? Setelah beberapa lama, laba-laba itu akan berhenti menyelidiki garpu tala. Ia tahu apa yang akan terjadi, sehingga dia akan mengabaikannya.

Teknik laba-laba adalah teknik untuk bertingkah laku sebagai laba-laba, yakni dengan menduga sebelumnya gangguan yang kemungkinan datang mengganggu Anda, seperti pintu yang ditutup, burung yang bersiul sampai flash mob di tengah jalan. Apa pun jenis gangguannya, teruslah berkonsentrasi pada tugas yang Anda kerjakan. Jadilah seperti laba-laba dan tutup mata Anda pada gangguan yang bisa mengganggu konsentrasi Anda.

8.Kerjakan tugas di meja, bukan tempat tidur.

Tempat tidur adalah di mana Anda tidur, dan meja belajar adalah di mana Anda bekerja dan berkonsentrasi. Pikiran Anda secara tidak sadar akan membuat asosiasi, yang berarti dia akan memberikan sinyal ‘tidur’ pada kepala Anda saat Anda mencoba bekerja di tempat tidur. Hal ini tidak produktif karena sesungguhnya Anda meminta otak Anda untuk melakukan dua hal sekaligus (berkonsentrasi dan tidur). Sebaliknya mintalah otak Anda untuk hanya berkonsentrasi atau tidur berdasarkan di mana Anda bekerja.

9.Rumus lima-lagi.

Aturan lima-lagi sangat mudah. Setiap kali Anda merasa hendak berhenti atau kehilangan konsentrasi, katakan pada diri Anda sendiri untuk melakukan lima-lagi dari apa yang tengah Anda lakukan. Jika Anda tengah mengerjakan soal matematika, kerjakan lima soal lagi. Jika membaca, baca lima lagi halaman. Jika berkonsentrasi, lakukan lima menit lagi. Cari energi di dalam diri Anda untuk mengerjakan lima-lagi dari apa pun yang tengah Anda lakukan.

Tipe data,Variable dan Operator–Pemograman

1.TIPE DATA

  • Tipe data adalah himpunan nilai yang dapat dimiliki oleh sebuah data. Tipe data menentukan apakah sebuah nilai dapat dimiliki sebuah data atau tidak, serta operasi apa yang dapat dilakukan pada data tersebut. Contoh tipe data dalam dunia nyata adalah bilangan bulat.
    Contoh: Jumlah siswa dalam kelas ada 20. Angka 20 tersebut adalah bilangan bulat. Tidak akan ditemukan pernyataan : jumlah siswa dalam kelas ada 20,5.
  • Dalam sebuah program, setiap variabel dan konstanta memiliki tipe data yang harus dideklarasikan di awal program. Pendeklarasi tipe data tersebut bertujuan untuk menentukan besarnya tempat dalam memori yang akan digunakan untuk menyimpan data tersebut saat program dijalankan.
  • Berikut merupakan contoh beberapa tipe data dasar :
    Integer (bilangan bulat)

Integer adalah tipe data dasar berupa bilangan yang tidak mengandung pecahan desimal. Tipe data  ini juga memiliki urutan, sehingga dapat dibandingkan satu dengan lainnya.
Contoh integer:2,-5,2008

Secara teoritis, tipe data integer tidak memiliki batasan, yaitu dari minus tak hingga hingga    plus tak hingga.

  • Char (karakter)

Char adalah tipe data dasar yang terdiri atas satu buah angka, huruf, tanda baca atau karakter khusus. Untuk menyimpan sebuah karakter, diperlukan 1 byte atau 8 bit tempat didalam memori.
Dalam sebuah program, penulisan tipe data char diawali dan diakhiri dengan tanda kutip ganda. Selain itu, terdapat sebuah karakter kosong yang disebut dengan null atau nil dan dituliskan sebagai “”.
Contoh char:”5″,”A”,”?”,”$”

Perhatikan bahwa 5 adalah integer sedangkan “5” adalah char.

  • String

String adalah tipe data dasar yang berupa kumpulan karakter dengan panjang tertentu.            Meskipun berupa kumpulan karakter, karena tipe data string sering digunakan dalam pemrograman, string dianggap sebagai tipe data dasar.

Untuk penyimpanan string didalam memori, dibutuhkan 1 byte untuk tiap karakternya. Serupa dengan penulisan karakter, penulisan sebuah string juga harus diawali dan diakhiri dengan tanda petik ganda. String juga mengenal null yang dituliskan dengan “”.
Contoh string: “Universitas andalas”,”ABC3456″,”30202001″,”z”

Perhatikan bahwa sebuah karakter tunggal (“z”) juga merupakan string.

  • Boolean (bilangan logika)

Sebuah data boolean memiliki tepat dua buah kemungkinan nilai, direpresentasikan sebagai  Benar dan Salah, atau True dan False, atau dapat juga dilambangkan dengan 1 dan 0. Tipe data ini dapat digunakan untuk pemilihan dengan kondisi-kondisi tertentu, dimana program harus memilih aksi apa yang akan dijalankan dengan parameter tertentu.
Tipe data ini paling sering digunakan untuk range yang memili dua buah nilai: lulus – tidak lulus, member – bukan member.

  • VARIABEL

     Pengertian Variabel

Variabel atau peubah adalah obyek yang nilainya dapat berubah-ubah dalam sebuah program. Pada saat sebuah variabel dideklarasikan, program “memesan” tempat dengan ukuran tertentu (sesuai tipe datanya) pada memori untuk menyimpan nilai dari variabel tersebut.
Pemrogram dapat memberikan nama pada sebuah variabel untuk mempermudah pemanggilan variabel tersebut di dalam program. Pada saat mendeklarasikan sebuah variabel, pemrogram harus menyebutkan nama variabel dan tipe data dari variabel tersebut.
Dalam bentuk flowchart, deklarasi variabel digambarkan sebagai sebuah proses. Misalnya sebagai berikut:
x : integer
nama : string
tinggiBadan: real

  • Sebelum kita menuliskan beberapa program dalam bahasa C++, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu struktur dan format penulisan program dalam bahasa C++.

// Contoh Program C++
#include <stdio.h>
/* Program Utama */
main() {
printf (“Hello World !”);
return 0;
}

     Keterangan :
Pada contoh program diatas, pada baris pertama dituliskan diawalannya tanda doubleslash (//). Maksudnya adalah sebagai komentar, artinya baris tersebut tidak akan dieksekusi oleh program. Kita dapat menuliskan apapun setelah tanda tersebut dan berlaku hanya satu baris.
Sedangkan untuk penulisan komentar lebih dari satu baris digunakan tanda /* .. */ dimana komentar dituliskan diantara tanda /* dan */ seperti tampak pada baris ke 3 dan 4. Biasanya tanda tersebut digunakan oleh programmer untuk memberi penanda atau keterangan pada tiap baris program seperti pada baris 5.Pada baris kedua terdapat code #include, yang diawali dengan tanda crash (#). Ini dapat kita sebut dengan preprocessor directive. preprocessor directive merupakan perintah-perintah untuk memberitahukan kepada compiler untuk melakukan berbagaimacam definisi seperti menggunakan (include) file librari misalnya stdio.h, karena didalam file tersebut mengandung beberapa fungsi yang akan digunakan didalam program.
Sedangkan pada baris ke 5 – 8 merupakan isi dari program. Pada baris ke 5 terdapat instruksi main() dimana pada baris tersebut merupakan fungsi utama atau program utama. Maksudnya adalaha pada baris tersebut merupakan penanda awal dari eksekusi sebuah program. Untuk awal instruksi ditandai dengan kurung kurawal. Seperti pada program diatas, pada baris ke-5 (tanda {) merupakan awal dari program utama dan berakhir pada baris ke-8.
Pada baris ke-6 (printf(“Hello World !”)) merupakan instruksi untuk mencetak tulisan “Selamat Datang” kelayar. Sedangkan pada baris ke-7 (return 0) merupakan nilai kembali dari fungsi utama yaitu nilainya adalah 0. Perlu diperhatikan bahwa setiap instruksi pada perogram harus diakhiri dengan tanda semicolon (;).
Untuk menuliskan variabel, kita dapat menuliskannya pada bagian isi program. Contoh penulisan variabelnya adalah :
#include <stdio.h>
main () {

int x;
string nama;
float BB;
char jKelamin;
bool status;

}

  • Secara teori, pemrogram dapat memberikan nama apapun pada sebuah variabel karena penamaan variabel bertujuan untuk memudahkan pemanggilan kembali. Namun, ada beberapa panduan yang biasa diacu pemrogram dalam penamaan variabel, antara lain:

-Huruf pertama pada nama variabel menunjukkan tipe data dari variabel.

Contoh: diawali dengan ‘c’ untuk variabel char, ‘i’ untuk integer, ‘s’ untuk string, dan seterusnya. Panduan penamaan ini disebut dengan Charles Simyoni Hungarion Notation.

-Nama variabel harus cukup jelas menunjukkan tujuan penggunaan variabel tersebut.

Contoh: sNama adalah variabel string untuk menyimpan nama, cJenisKelamin adalah variabel char untuk menyimpan jenis kelamin, bStatus adalah variabel boolean untuk menyimpan status.

-Nama variabel tidak boleh mengandung spasi kosong atau karakter khusus ! @ # $ % ^ & * ( ) { } [ ] ’ ” ; : < > , . / ? | dan \. Beberapa pemrogram menggunakan ‘_’ untuk memisahkan kata di nama variabel.

Contoh: cJenis_kelamin, sNama_orang_tua, iNilai_akhir

-Cara lain untuk memisahkan kata dalam nama variabel adalah dengan memberikan huruf besar di awal tiap kata.

Contoh: cJenisKelamin, sNamaOrangTua, iNilaiAkhir

 

  • Setelah sebuah variabel dideklarasikan, variabel dapat menyimpan nilai. Pengisian nilai ke dalam sebuah variabel dalam sebuah program dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu:
    Secara langsung
    Contoh:
    cJenisKelamin = “P”
    sNamaOrangTua = “Jeremy Thomas”
    iNilaiAkhir = 99

Dengan inputan
Contoh:
Input (cJenisKelamin)
Input (sNamaOrangTua)
Input (iNilaiAkhir)

  • Contoh program untuk memberikan nilai pada sebuah variabel :

    #include <stdio.h>
main() {
int lA,lB;
String NamaA, NamaB;

// Pengisian secara Langsung
lA = 20;
NamaA = “Joko Handono”;

// Pengisian dengan Inputan
scanf (“%i”,&lB);
scanf (“%s”,&NamaB);

// Menampilkan Kelayar
printf (“Nilai lA : %i”,lA);
printf (“Nilai lB : %i”,lB);
printf (“Nilai NamaA : %s”,NamaA);
printf (“Nilai NamaB : %s”,NamaB);
}

  • Pada contoh program diatas, kita melihat ada tanda “%i” dan “%s”. Fungsi tanda tersebut adalah untuk menkonfersi nilai inputan menjadi tipe yang sesuai dengan yang diterima atau mengubah nilai dari tipe data dasar menjadi tipe karakter untuk ditampilkan dilayar.
    Karena pada dasarnya, dalam pemprograman bahasa C++ nilai input atau nilai yang dapat ditampilkan berupa karakter. Sedangkan didalam program, nilai tersebut harus sesuai dengan tipe data yang dideklarasikan.
    Sebagai contoh pada baris ke-10, variabel “lB” tipe datanya adalah integer. Untuk mengubah tipe masukan menjadi integer, maka digunakan “%i”. Biasanya, string tersebut diawali dengan huruf pertama tipe datanya, misalnya float -> %f, String -> %s dan seterusnya.

Khusus untuk inputan, nama variabelnya harus diawali dengan string “&” seperti tampak   pada baris ke 10 dan 11.

  • OPERATOR

Operator adalah pengendali operasi yang akan dilakukan pada beberapa operan sehingga membentuk sebuah ekspresi. Secara umum, dalam sebuah ekspresi terdapat sebuah operator yang diapit dua operan.
Contohnya pada ekspresi:
x + y
x dan y adalah operan, sedangkan
“+” adalah operatornya

  • Terdapat tiga macam operator yang biasa digunakan dalam pemrograman, yaitu:
    Operator Aritmatik           Operator ini membentuk perhitungan aritmatik. Kedua operan dari operasi aritmatik ini dapat berupa nilai integer atau real.
    Operator yang termasuk tipe ini adalah:
                                             

Output dari operasi aritmatik akan memiliki tipe data yang sama dengan tipe data kedua operannya. Misalnya, jika sebuah bilangan integer dijumlahkan dengan bilangan integer lainnya maka outputnya adalah bilangan integer juga. Selain itu perlu diperhatikan pula bahwa sebuah operator aritmatik tidak dapat diterapkan pada dua bilangan dengan tipe data yang berbeda.

Contoh program dengan operasi aritmatik:
// Program Aritmatik
/* IS:Tersedia dua buah bilangan integer
FS:Hasil Modulo duabuah bilangan */

#include <stdio.h>

main () {

// Deklarasi Variabel
int iTambah;
int iAngka1, iAngka2;
printf(“Masukan Bilangan Pertama : ”);
scanf(“%i”, iAngka1);
printf(“Masukan Bilangan Kedua : ”);
scanf(“%i”, iAngka2);

// Penjumlahan
iTambah = iAngka1 + iAngka2;
printf(“Hasil Penjumlahan %i + %i = %i”, iAngka1, iAngka2, iTambah);
return 0;
}

Program di atas akan mengembalikan nilai hasil penjumlahan sesuai dengan inputan. Misalnya pada inputan pertama kita masukan 10 dan yang kedia kita masukan 23 maka hasilnya adalah 33. outputnya adalah:
Masukan Bilangan Pertama : 10
Masukan Bilangan Kedua : 23
Hasil Penjumlahan 10 + 23 = 33

  1. Operator Assignment Dalam pemprograman bahasa C++, Operator ini digunakan memasukan nilai kedalam sebuah variabel, tanpa menghilangkan atau mengosongkan nilai variabel sebelumnya. Contoh penggunaan operator ini adalah sebagai berikut :
  2. Increase and Decrease

Penulisan ini dilambangkan dengan ++ (Increade) dan — (decrease). Operator ini berfungsi untuk menaikan atau menurunkan satu satuan nilai pada sebuah variabel. Contoh penggunaannya adalah pada contoh dibawah ini :

a++;
a += 1;
a = a + 1;

Ada dua macam penulisan operator ini, yaitu simbol dapat ditulis sebelum nama variabel dan setelah variabel. Adapun perbedaab antara keduanya adalah :
B = 3;
A = ++B;
// A = 4, B = 4

B = 3;
A = B++;
// A = 3, B = 4

  1. Operator Relasional

Operator ini membandingkan dua operan dan hasilnya berupa nilai boolean (BENAR atau SALAH). Operasi relasional dapat dilakukan pada dua nilai dengan tipe data yang sama: tipe data integer, riil, char, string, maupun boolean. Berikut ini adalah operator relasional:

  1. Operator logika

Operator logika adalah operator yang digunakan untuk mengkombinasikan hasil ekspresi yang mengandung operator relasional.
Tiga macam operator logika adalah:

Mencari panjang garis antara dua titik koordinat pada c++

#include <cstdlib>

#include <iostream.h>

#include <conio.h>

#include <math.h>

#pragma hdrstop

//—————————————————————————

#pragma argsused

int main(int argc, char* argv[])

{

int x1,x2,y1,y2;

float jarak;

cout<<“menghitung jarak dua titik sebuah kordinat”<<endl;

cout<<“masukkan x1 :”;

cin>>x1;

cout<<“masukkan y1 :”;

cin>>y1;

cout<<“masukkan x2 :”;

cin>>x2;

cout<<“masukkan y2 :”;

cin>>y2;

}

float jarak=sqrt(((x2-x1)*(x2-x1))+((y2-y1)*(y2-y1)));

cout<<“jadi jarakya adalah:”<<jarak;

getch();

return 0;

}

Pengertian DBMS dan contohnya

DBMS adalah singkatan dari “Database Management System” yaitu sistem penorganisasian dan sistem pengolahan Database pada komputer. DBMS atau database management system ini merupakan perangkat lunak (software) yang dipakai untuk membangun basis data yang berbasis komputerisasi.

DBMS (Database Management system) ini juga dapat membantu dalam memelihara serta pengolahan data dalam jumlah yang besar, dengan menggunakan DBMS bertujuan agar tidak dapat menimbulkan kekacauan dan dapat dipakai oleh user sesuai dengan kebutuhan.

DBMS ialah perantara untuk user dengan basis data, untuk dapat berinteraksi dengan DBMS dapat memakai bahasa basis data yang sudah di tentukan oleh perusahaan DBMS. Bahasa basis data umumnya terdiri dari berbagai macam instruksi yang diformulasikan sehingga instruksi tersebut dapat di proses oleh DBMS.

Perintah atau instruksi tersebut umumnya ditentukan oleh user, adapun bahasa yang digunakan dibagi kedalam 2 (dua) macam diantaranya sebagaimana di bawah ini:

  1. DDL (Data Definition Language)

Yang pertama adalah bahasa DDL atau kepanjangannya Data Definition Languange, yaitu dipakai untuk menggambarkan desain dari basis data secara menyeluruh. DDL (Data Definition Language) dapat dipakai untuk membuat tabel baru, memuat indeks, maupun mengubah tabel. Hasil dari kompilasi DDL akan disimpan di kamus data. Itulah definisi dari DDL.

  1. DML (Data Manipulation Language)

Dan yang kedua adalah DML atau kepanjangannya Data Manipulation Language, yaitu dipakai untuk memanipulasi daan pengambilan data pada suatu basis data, misalnya seperti penambahan data yang baru ke dalam suatu basis data, menghapus data pada suatu basis data dan mengubah data pada suatu basis data. Itulah definisi dar DML.

Apa itu DBMS (Database Management System)??

Macam-macam atau contoh DBMS (Database management system)

Adapun beberapa contoh dari DBMS, diantaranya seperti di bawah ini:

  1. MySQL

Kelebihannya:

  • Free/gratis.
  • Selalu stabil dan cukup tangguh.
  • Keamanan yang cukup baik.
  • Sangat mendukung transaksi, dan dukungan dari banyak komunitas.
  • Sangat fleksisbel dengan barbagai macam program.
  • Perkembangan yang cepat.

Kekurangannya:

  • Kurang mendukung koneksi bahasa pemerograman misalnya seperti Visual Basic (VB), Foxpro, Delphi sebab koneksi ini dapat menyebabkan field yang dibaca harus sesuai dengan koneksi bari bahasa pemerograman visual tersebut.
  • Data yang dapat ditangani belum besar dan belum mendukung widowing Function.
  1. Oracle

Kelebihannya:

  • Terdapat beragan fitur yang bisa memenuhi tuntutan fleksibilitas dari organisasi atau perusahaan yang besar.
  • Bisa mendayaggunakan lebih dari satu server dan penyimpanan data dengan cukup mudah.
  • Performa pemrosesan transaksi yang sangat tinggi.

Kekurangannya:

  • Pemakaiannya membutuhkan dana atau biaya karena mahal dan diperlukan DBA yang cukup handal sebab DBMS ini cukup rumit.
  1. Microsoft SQL server

Kelebihannya:

  • DBMS ini sangat cocok untuk perusahaan mikro, menengah hingga perusahaan besar karena mampu mengelola data yang besar.
  • Mempunyai kelebihan untuk men-manage user serta tiap user-nya dapat diatur hak aksesnya terhadap pengaksesan database oleh DBA.
  • Tingkat pengamanan datanya sangat baik.
  • Dapat melakukan atau memiliki back-up, recovery, dan rollback data.
  • Kelebihan lainnya mempunyai kemampuan membuat database mirroring dan juga culustering.

Kekurangannya:

  • Hanya bisa berjalan pada platform OS (Operasi system) Microsoft windows.
  • Perangkat lunak (software) ini berilisensi dan tentunya pemakaiannya membutuhkan biaya yang tergolong cukup mahal.

Itulah beberapa contoh dari DBMS.

Berikut ini beberapa tujuan DBMS

Tujuannya:

  • Dapat digunakan secara bersama.
  • Kecepatan serta kemudahan dalam mengakses data.
  • Efisiensi ruang penyimpanan data.
  • Untuk menangani data dalam jumlah yang besar atau banyak.
  • Untuk menghilangkan duplikasi dan juga inkonsistensi data.
  • Untuk keamanan data.
  • Dan lain-lain.

Dan inilah komponen DBMS (Database Management System)

DBMS biasanya mempunyai komponen fungsional (modul), diantaranya sebagaimana di bawah ini:

  • File Manager adalah mengelola ruang didalam suatu disk dan juga struktur data yang digunakan untuk merepresentasikan informasi yang tersimpan didalam suatu disk.
  • Database Manager adalah menyediakan interface antar data low – level yang terdapat pada basis data dengan program aplikasi serta query yang diberikan ke suatu sistem.
  • Query Processor adalah menterjemahkan perintah dalam bahasa query ke instruksi low – level yang dapat dimengerti database manager.
  • DML Precompiler adalah mengkonversi pernyataan atau perintah DML, yang ditambahkan dalam suatu program aplikasi kepemangin prosedur normal dalam bahasa induk.
  • DDL Compiler adalah yang mengkonversi berbagai perintah DDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung meta data.

 

Tips dan peringatan agar dapat berpikiran kritis

Tips

Hindari kata-kata mutlak seperti “jangan pernah”. Anda hanya boleh menggunakannya ketika sudah merasa benar-benar yakin dengan argumen Anda. Meski demikian, Anda harus tetap menyampaikan semua argumen dengan tegas dan percaya diri. Pikirkan betapa tidak meyakinkannya proposisi ini: “Dalam kasus tertentu, orang yang bekerja dengan tekun dan tidak terburu-buru akan lebih sukses ketimbang mereka yang bergerak lebih cepat namun gegabah.”

Bersikaplah diplomatis. Target Anda bukan pihak oposisi, namun argumen yang mereka usung.

Mintalah pendapat orang lain. Kemungkinan mereka akan menawarkan berbagai pandangan baru yang bisa mengubah pendekatan Anda. Mintalah pendapat dari orang-orang dengan rentang usia dan profesi yang berbeda.

Belajarlah mengkritik sesuatu. Perhatikan jika ada orang lain yang mengkritik kritik Anda.

Amati berbagai kritik yang dilontarkan orang lain di media massa. Kembangkan kemampuan Anda dengan mempelajari kelemahan dan kekuatan kritik mereka.

Bedakan penalaran induktif (mengambil kesimpulan umum dari premis-premis yang bersifat khusus) dan deduktif (mengambil kesimpulan khusus dari premis-premis yang bersifat umum).

Lakukan penalaran deduktif dengan silogisme hipotesis. Secara umum, Anda membuat dugaan/penjelasan sementara mengenai sebuah gejala yang menjadi fokus analisis Anda. Dugaan/penjelasan ini disebut hipotesis, dan bisa berjumlah lebih dari satu jika Anda menggunakan lebih dari satu pendekatan untuk satu gejala. Untuk menyusun hipotesis, Anda perlu mengumpulkan semua pengetahuan dan teori yang relevan dengan gejala tersebut.

Manfaatkan perpustakaan dan internet untuk melengkapi sumber data yang akan memperkuat argumen Anda. Kritik yang tak berdasar terkadang lebih buruk ketimbang kritik yang disampaikan dengan buruk.

Sebaiknya, kritiklah bidang yang memang Anda kuasai. Siapa yang mampu mengkritik lukisan lebih baik daripada seorang pelukis? Atau siapa yang mampu menganalisis tulisan lebih baik daripada seorang penulis?

Peringatan

Gunakan ‘pendekatan roti isi’: pujian, saran, pujian. Biasanya, kritik dapat diterima dengan lebih baik jika Anda menggunakan pendekatan ini. Jangan lupa untuk menyebutkan nama orang yang Anda kritik, berikan senyuman tulus, dan tatap matanya ketika berbicara.

Sampaikan kritik dengan cara yang tidak ofensif. Ingat, manusia cenderung bersikap defensif jika merasa harga dirinya diserang. Oleh karena itu, jangan mengecam pendukung aborsi dengan memberikan argumen yang menyerang. Mereka akan balik menyerang Anda tanpa terlebih dahulu mencerna argumen Anda, dan akan semakin lantang menyuarakan keyakinan mereka. Cobalah mendahului kritik dengan pujian agar kritik Anda lebih didengar.

sumber:https://id.wikihow.com/Meningkatkan-Konsentrasi-Anda

Cara Berpikir Kritis

Pernah tidak teman-teman merasa bahwa pemikiran teman-teman terlalu monoton?Atau pernah iri gak sama orang yang keliatannya pintar dalam berbicara dan memiliki pemikiran yang kritis?Sebagai generasi muda yang baik  kita juga diharuskan berpikir kritis untuk kemajuan bangsa.

Mari kita membahas tentang cara agar dapat berpikiran kritis.

Berpikir kritis adalah seni menganalisis gagasan berdasarkan penalaran logis. Berpikir kritis bukanlah berpikir lebih keras, melainkan berpikir lebih baik. Seseorang yang mengasah kemampuan berpikir kritisnya biasanya memiliki tingkat keingintahuan intelektual (intellectual curiosity) yang tinggi. Dengan kata lain, mereka rela menginvestasikan waktu dan tenaganya untuk mempelajari segala fenomena yang ada di sekitarnya. Orang-orang semacam ini kerap dianggap skeptis, namun sebenarnya luar biasa cerdas.

Cara Mengasah Kemampuan Berpikir Kritis:(di sini saya akan memaparkan 11 poin)

1.Mengasah Kemampuan Bertanya

Pertanyakan segala asumsi Anda. Disadari atau tidak, manusia kerap membuat asumsi terhadap hampir semua hal yang ditangkap panca indranya. Asumsi terbentuk setelah otak manusia memproses kepingan-kepingan informasi tertentu dan mendasari proses interaksi manusia dengan lingkungan sekitarnya. Bisa dikatakan, asumsi adalah fondasi kerangka berpikir kritis seseorang. Namun bagaimana jika asumsi tersebut salah atau tidak sepenuhnya benar? Jika itu terjadi, tentunya fondasi tersebut harus dibongkar dan dibangun ulang.

Apa yang dimaksud dengan mempertanyakan asumsi? Einstein mempertanyakan asumsi mengenai hukum gerak Newton yang dianggap bisa menjelaskan dunia ini secara akurat.Ia lantas merombak asumsi ini dan mengembangkan kerangka berpikir yang benar-benar baru melalui teori relativitasnya.

Anda juga bisa mempertanyakan asumsi dengan cara serupa. Mengapa Anda merasa perlu sarapan meski tidak lapar? Mengapa Anda berasumsi akan gagal meski belum mencoba?

Adakah asumsi-asumsi lain yang selama ini Anda telan mentah-mentah namun bisa saja runtuh jika dianalisis lebih jauh?

2.Jangan menelan informasi mentah-mentah jika Anda tidak tahu kebenarannya.

Sama halnya dengan asumsi, manusia cenderung menilai kebenaran informasi berdasarkan sumbernya. Informasi dari sumber yang terpercaya (figur otoritas) akan langsung dianggap sebagai kebenaran, begitu pula sebaliknya. Meski lebih menghemat waktu dan tenaga, kebiasaan ini akan melemahkan kemampuan analisis Anda. Ingat, tidak semua informasi yang Anda terima dari figur otoritas (pemerintah, media massa, bahkan orang tua) benar adanya.

Gunakan insting Anda untuk menganalisis kepingan-kepingan informasi yang patut dipertanyakan. Jika Anda merasa penjelasan yang diberikan kurang memuaskan, mintalah pihak terkait memberikan penjelasan yang lebih detail. Jika Anda enggan atau tidak bisa menanyakannya langsung, bacalah berbagai sumber data yang relevan dan analisis sendiri kebenarannya. Jika ini terus-menerus dilakukan, dengan sendirinya Anda akan mampu memilah informasi mana yang perlu dan tidak perlu diteliti lebih jauh. Anda juga akan mampu menentukan kebenaran informasi berdasarkan penilaian yang Anda lakukan.

3.Pertanyakan hal-hal yang ada di sekitar Anda.

Sebelumnya, Anda sudah belajar mempertanyakan asumsi dan informasi yang disampaikan oleh figur otoritas. Sekarang, Anda akan belajar untuk mempertanyakan… segalanya? Bertanya mungkin adalah tindakan paling esensial dalam proses berpikir kritis. Jika Anda tidak tahu harus menanyakan apa atau tidak menanyakannya meskipun ingin, sampai kapan pun Anda tidak akan mendapatkan jawabannya. Berpikir kritis adalah perihal mencari jawaban dengan cara yang elegan dan cerdas.

Bagaimana proses terjadinya ball lightning (fenomena bola bercahaya di langit)?

Bagaimana bisa ikan-ikan berjatuhan dari langit Australia?

Langkah apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kemiskinan global?

4.Pahamilah praanggapan Anda.

Penilaian manusia cenderung sangat subjektif dan lemah karena dipengaruhi oleh emosi pribadi. Beberapa orang tua meyakini bahwa vaksinasi dapat membuat anak terkena autisme. Uniknya, penelitian terkini menunjukkan bahwa meski telah menerima informasi mengenai keamanan vaksinasi, mereka tetap enggan memvaksinasi anaknya.Mengapa demikian? Hipotesis awal menunjukkan bahwa ketika seseorang terus-menerus diberi informasi yang tidak ingin mereka dengar, pada satu titik mereka akan menyadari bahwa informasi tersebut memang benar. Namun mereka menolak untuk memercayainya karena harga diri mereka sudah telanjur jatuh (terutama karena tahu bahwa selama ini mereka meyakini hal yang salah). Memahami praanggapan Anda terhadap segala hal dapat membantu Anda menyikapi informasi dengan lebih bijak.

5.Berpikirlah beberapa langkah lebih maju.

Berpikir satu atau dua langkah lebih maju belumlah cukup. Bayangkan Anda adalah sedang bertanding catur dengan seorang ahli catur. Di awal permainan, ia sudah memikirkan lusinan langkah dan ratusan permutasi lebih maju ketimbang Anda. Lantas apa yang bisa Anda lakukan untuk mengalahkannya? Lakukan hal serupa! Cobalah membayangkan berbagai kemungkinan yang akan terjadi sebelum Anda mulai melangkah.

Jeff Bezos, CEO situs Amazon.com dikenal memahami keuntungan berpikir beberapa langkah lebih maju. Ia pernah berkata kepada Wired Magazine: “Jika Anda mengembangkan sesuatu untuk diluncurkan tiga tahun lagi, maka Anda akan berkompetisi dengan banyak orang. Namun jika Anda bersedia menginvestasikan waktu dan tenaga untuk mengembangkan sesuatu yang akan diluncurkan tujuh tahun lagi, Anda hanya akan berhadapan dengan sepersekian dari orang-orang tersebut. Mengapa demikian? Karena tidak banyak perusahaan yang mau melakukannya.”[4] Kindle pertama kali diluncurkan pada 2007 setelah lebih dari tiga tahun dikembangkan. Pada awal pengembangannya, tak seorang pun membayangkan bahwa buku bisa dihadirkan dalam bentuk nonfisik.[5]

6.Bacalah buku-buku yang berkualitas.

Tidak ada yang bisa melawan kekuatan buku berkualitas. Entah itu Moby Dick atau karya-karya Philip K. Dick, tulisan yang berkualitas selalu memiliki kekuatan untuk membingkai perdebatan (sastra), mencerahkan (nonfiksi), atau mengalirkan emosi (puisi). Kegiatan membaca bukan hanya milik seorang kutu buku. Elon Musk, seorang pebisnis dan pakar teknologi dari Amerika mengaku bisa menguasai ilmu roket berkat kegemarannya membaca dan bertanya.[6]

7.Letakkan diri Anda di posisi orang lain.

Memiliki empati juga berguna untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis Anda, misalnya untuk mempelajari teknik bernegosiasi. Meletakkan diri Anda di posisi orang lain membantu Anda untuk membayangkan motivasi, aspirasi, dan kesulitan mereka. Manfaatkan pengetahuan tersebut untuk meningkatkan profit, membujuk orang lain, atau sesederhana untuk mengubah diri Anda menjadi pribadi yang lebih baik.

8.Sisihkan 30 menit per hari untuk meningkatkan fungsi otak Anda.

Sesibuk apa pun Anda, luangkan 30 menit untuk melatih kinerja otak Anda. Ada banyak cara yang layak Anda coba, beberapa di antaranya:

Selesaikan satu masalah per harinya. Luangkan sebagian waktu Anda untuk memecahkan sebuah masalah, baik yang bersifat teoretis maupun praktis.

Luangkan waktu untuk berolahraga secara rutin. Jika Anda penggila olahraga, cobalah melakukan senam aerobik 30 menit per harinya. Aktivitas sederhana seperti berjalan-jalan keliling komplek juga bekerja sama baiknya untuk meningkatkan fungsi otak Anda.

Perbaiki pola makan Anda. Pilih makanan yang sehat namun tetap lezat seperti avokad, blueberry, salmon, kacang-kacangan dan biji-bijian, serta beras cokelat untuk menjaga kesehatan otak Anda.

9.Pahami semua pilihan yang Anda miliki.

Jika Anda ingin menerapkan kemampuan berpikir kritis dalam tindakan sehari-hari — karena sudah bukan zamannya menjadi filsuf amatir yang sok pintar — ketahuilah apa saja pilihan yang Anda miliki sebelum menentukan langkah yang terbaik. Manusia kerap merasa terjebak dengan satu pilihan tanpa menyadari bahwa pilihan-pilihan lain pun terbentang di depan mata mereka.

10.Jalin koneksi dengan orang-orang yang lebih cerdas dari Anda.

Jika Anda benar-benar ingin belajar dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, buang ego Anda jauh-jauh dan bertemanlah dengan orang-orang yang lebih cerdas dari Anda. Percayalah, mereka pasti juga melakukan hal yang sama. Jalinlah koneksi sebanyak-banyaknya, pelajari cara mereka memandang sesuatu, serap yang berguna, dan abaikan yang tidak berguna.

11.Jangan takut gagal

Orang bijak berkata, kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Seklise apa pun kalimat tersebut, kegagalan memang perlu terjadi untuk dijadikan pembelajaran di masa yang akan datang. Banyak orang beranggapan bahwa orang sukses tidak pernah mengalami kegagalan. Padahal faktanya, di balik kesuksesan yang kasatmata ada proses panjang yang melibatkan kerja keras, keringat, dan kegagalan.

sumber:

https://id.wikihow.com/Mengembangkan-Kemampuan-Berpikir-Kritis

Belajar PAI:Fungsi PAI dalam Pembentukan Kepribadian Islami

1.Hakekat dan Pengertian Pendidikan Agama Islam

a.Hakekat Pendidikan Agama Islam

Pada hakekatnya yang mendidik manusia adalah Allah SWT sebagaimana yang diisyaratkan dalam Q.S al-Fatihah ayat 2,artinya:

“Segala puji bagi Allah,Tuhan pencipta(Yang ditaati,Yang Maha Memiliki,Yang Maha Mendidik dan Maha Memelihara) semesta alam.”

Rasulullah Muhammad SAW pernah mengungkapkan dalam hadis beliau,artinya

“Yang mendidikku adalah Tuhanku.Dia-lah yang menjadi pendidikku yang terbaik.”

Berdasarkan makna yang terkandung dalam Q.S Al-Baqarah ayat 2 dan hadis Rasulullah tersebut di atas,jelaslah bahwa yang mendidik manusia pada hakekatnya adalah Allah SWT,karena manusia diciptakan-Nya memiliki jasad(tubuh) untuk bertumbuh.

Manusia memiliki ruh(jiwa) ubtuk berkembang,yang tidak diberikan-Nya kepada hewan dan tumbuhan.Sehingga manusia memiliki kemampuan dasar untuk mendengar,melihat,merasa,dan berfikir yang tidak dimiliki oleh tumbuhan dan hewan.

b.Pengertian Pendidikan Agama Islam

Pengertian Agama Islam ialah bimbingan secara sadar yang diberikan oleh pendidik(murabi), terhadap pertumbuhan dan perkembangan kepribadian peserta didik,atau oleh diri sendiri terhadap diri sendiri,dengan pemberian bimbingan teori ke praktek,atau dari praktek ke teori dalam kehidupan sehari-hari melalui proses pembelajaran dan keteladanan mengamalkan ajaran islam secara kuntiniu,sebagaimana yang telah dipraktekan oleh Rasulullah SAW,terhadap dirinya,keluarganya,para sahabatnya dan umat dimasanya.

2.Tujuan Pendidikan Agama Islam

Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk mendidik akhlak(sikap dan tingkah laku)peserta didik dari yang belum islami kepada yang islami melalui proses praktek ke teori dan dari teori ke praktek atau sejalan teori dan praktek,dalam pembentukan sikap dan tingkah laku yang islami.

Tujuan pendidikan agama islam di perguruan tinggi,yaitu mendidik manusia menjadi sarana muslim yang profesional,seperti ekonom muslim,dokter muslim,sarjana hukum muslim,sarjana pertanian muslim,sosiolog muslim sastrawan muslim,prakar muslim,professor muslim dan sebagainya.

3.Fungsi Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Kepribadian Islami

Pendidikan Agama islam berfungsi untuk pembentukan kepribadian islami melalui upaya mencerdaskan potensi SDM secara islami,yaitu kecerdasan spiritual islami,kecerdasan emosional islami,kecerdasan intelektual islami,dan kecerdasan biologis islami.

4.Peranan Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Kepribadian Islami

Dengan dimilikinya keempat kecerdasan potensi SDM Islami tersebut,maka Pendidikan Agama Islam berperan membentuk kepribadian Islami sebagai sasaran ranah Pendidikan Agama Islam.

5.Fungsi Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Agama Islam

Dalam ajaran islam,ilmu pengetahuan bukan bebas nilai,Akan tetapi ilmu pengetahuan dalam Islam adalah sarat nilai,yaitu di samping untuk kepentingan pengembangan ilmu,meningkatkan kualitas kerja profesi manusia,ilmu pengetahuan berfungsi untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,untuk memperoleh kehidupan yang sejahtera dan bahagia di dunia dan di akhirat serta bebas dari azab neraka.